Dzikir Wanita Pagi Dan SOre

Bismillaahirrahmaanirrahiim...

Ya Hayyu , Ya Qayyuum , Birahmatika Astaghiitsu wa laa Takilnii ila Nafsii Thorfata 'Aini Wa Ashlih lii Sya''nii kullahu...
Tampilkan postingan dengan label cOreTanqUw. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cOreTanqUw. Tampilkan semua postingan

Untuk Jalan Syurga ku berdoa

Hujan masih terus mengalir menemani sebuah hati yg masyuk berdzikir
Perlahan gesit menyebar laksana sebuah sajadah yg panjang tergelar
Tiap tetesnya berubah menjadi nada , mengiring merdu lantunan surat cintaNya

☆ Pagi_ku ☆

Engkau indah
MencintaiMu adalah keindahan
Tiada keraguan ,
Tiada rasa was-was
Tiada ketakutan
Yang ada hanyalah kerinduan
Pengharapan utk sebuah pertemuan
Merangkai takdir dg tangkai2 doa
Aq yakin, yg kan dihadiahkan padaku adalah rangkaian yg plg indah dari yg terindah

23.35.39

Saat q putuskan meyakini bahwa maujudMu tak nyata dalam lembar takdirq
Engkaupun hadir menyisipkan selembar kenyataan diyakinku bahwa ruhMu berwujud dlm setapak perjalananku
Tapi ketika q mantapkan hati menyusuri belantara rinduMu
Engkaupun kembali kabur , hilang seperti bayang2 direnggut pekat malam
Dan aq tersesat disemak_semak rindu yg penuh duri
Hingga malam dan gelapnya bertahta
Bersamanya , aq kan pejamkan mata menenggelamkan segala rasa lelah pd permainanMu
Dan aq kan berharap siang tak akan lagi datang menyapa
Agar ingatanq tak lagi terbangun keranaMu
Dan aq damai dlm lelap yg memisakanmu dr ingatanku

Dalam HeninG

Hening adalah peluang pengenalan yg disuguhkan tanpa kata
Ia slalu mampu menempati saat2 terpendek hingga terpanjang sekalipun
Hening adalah kejujuran yg tak terucap
Manakala bersamanya smw tergambar jelas dialam hayal
Hening menuntun qt pd tokoh2 terpendam dlm jiwa
Memunculkan picture2 yg tenggelam dipermukaan kehidupan

Seperti Bintang ((Itulah Rinduq pdmu))

Seperti bilangan bintang dilangit tinggi
Begitulah rinduq padamu yg takan dapat terhitung meski q habiskan usia dalam hari

Seperti pesona bintang dilangit biru
Begitulah indahnya rinduq padamu yg q nikmati dalam dawai2 waktu

Bongkahan Rindu

Ku titip cinta pada pemilik cinta
Ku sampaikan salam pada pemilik salam
Andai resahq menjadi jembatan
Maka akan q lalui dengan segenap perasaan
Berharap kasihmu menantiq
Duhai engkau yg q rindu
Jangan pernah siakan aq dalam perjalananq menjumpaimu ..
Allah_q...

enTahkU

Ketika sajak sajak cinta mengalun,menebarkan kebahagiaan untuk setiap insan yang yang menjumpainya,bumi berbunga teriring senyum dan tawa penuh canda.tapi tidak bagiku,,,,,,,Aq terpojok disudut derita,memikul luka yang tak pernah ku harapkan.kaki diborgol keputus asaan,tangan terikat ketakutan untuk menggapai sinar harapan.Apabila kau menatapku,hanya kepalsuan yang ku rasakan,karna aq tak akan pernah lagi percaya pada janji palsu sang lentera.senyum yang kau ukirkan untukku hanya akan jadi dilema kebencian yang tak akan pernah kau temukan jawaban dari setiap pertanyaan ''mengapa''mu????
Aku hanyalah pendusta.



Kalau kau tawarkan bulan padaku...
Tentu saja aku mau...
Kalau kau tawarkan madu untuk-ku...
Tentu saja akan ku reguk...
Kalau kau tawarkan taman bunga untukku...
Tentu Aku akan sangat bahagia kesana...

Tapi aku tak boleh mengambilnya...
Aku tak boleh mereguknya,,,
Aku pun tak boleh mengunjunginya...

Bukan ....
Bukan kawan...
Bukan aku yang tak mau...
Bukan aku yang tak suka...
Bukan karna ku tak menyukainya...

Hanya saja...
Hanya saja...

ahhh....


Kau lihatlah tangan ku kawan...
Kotor dan penuh debu...
Sedang kan sang bulan...
Indah dan megah mempesona...
Aku tak boleh mengotorinya...
Karna itu tak pantas untukku...
Dan tentu saja karna itu bukan lah haq ku...

Kau tataplah wajahku kawan...
Sampah dunia sudah jadi santapanku...
Sedangkan madu itu sungguh bermanfaat...
Terlalu ni'mat bagiku..
Tak pantas ku mereguknya...
Karna itu juga bukan lah haq-ku...

Kau cobalah cermati aku kawan...
Tubuhku hina dan nista...
Sementara taman itu indah mewangi penuh warna...
Aku tak boleh kesana dan mengotorinya...
Aku tak bisa kesana dan merusak keharumannya...
Karna ku tak pantas tuk kesana...
Dan juga bukan haq-ku ada disana...

Aku bak penipu,,,
Aku bak pendusta...
Aku seperti perayu ...
Aku sungguh malu kawan...
Tapi kukatakan padamu...
Itulah aku yang sesungguhnya...
Itulah aku yang sebenarnya...
Hamba yang dekil dan kucil....
Berselimut debu hina dan nista,,,,



YA ROBB-ku....
Tunjuki kebenaran dihadap-ku...
Cebiskan seberkas sinar dijalan-ku..
Rentangkan seutas tali ditangan-ku...
Agar ku mampu meniti ridho dan petunjuk-MU...
Tuhan teragung-ku...





''..saat dusta itu memakan ku.''
lalu menggerogoti hatiku...
tercoret pilu...
aq malu dan rindu...

masih saja wanita kecil dan hina..
''HusNa aSy'arie..''

SATU.!!

Hmmm.....


Sandarkanlah lelahmu dipangkuan cinta kasih-ku....
Rebahkan bimbangmu dipelukan damai-ku...
Lalu ceritakan padaku apa warna lukisanmu hari ini...
Agar aku mengerti dan memahami rasamu senja ini...
Biar aku dapat menemanimu memikul penatnya kehidupan ini...
Dan melengkapi lukisanmu dengan sepoi kedamaian..
Sehingga kau kan tetap bersinar laksana sang surya...
Karna aku dan kamu adalah SATU..

Senyummu adalah tanggung jawab-ku...
Dukamu adalah luka bagi-ku...
Bahagiamu adalah ladang ibadah-ku..
Dan aku akan selalu disisi-mu...
Menjaga agar kau tetap tersenyum...
Melindungimu dari belaian luka..
Menjinjing beban yang ada dipundak-mu...
Agar hidupmu selalu bahagia...
Karna aku dan kamu adalah SATU...

Disini...
Didunia-mu...
Aku akan selalu ada...
Aku akan selalu menyambut-mu...
Aku akan selalu menawarkan senyum termanis-ku..
Aku akan selalu meniupkan kesejukan untuk-mu...
Aku akan selalu menyelimutkan kehangatan cinta untuk-mu..
Aku akan selalu mendamaikanmu dengan timangan kasih-ku...
Aku akan menjadi separuh dari segala rasa-mu..
Karna aku dan kamu adalah SATU...

Saat kau pergi...
Aku kan setia menanti...
Saat kau berbagi...
Aku mendengarkanmu disisi...
Saat kau lelah...
Aku membelai-mu...
Saat kau terlelap...
Aku menemani-mu...
Saat kau menangis...
Aku memeluk-mu...
Karna aku ingin kau tahu...
Bahwa aku dan kamu adalah SATU..

SATU RASA..
SATU JIWA...
SATU ARAH...
SATU TUJUAN..
SATU AMANAH...

Menuju keRidhO'an-NYA...

''......D'decated 4 my sweet heart..
....b'4 and after ......





.....Litle wOman.....
''...hUsnA AsY'arie...''

setetes Embun diKaLam_MU


Setetes embun di kalam-MU.

Kau tahu...
Aku ingin bermanja dengan awan...
Tapi mentari mencegahku...

Aku ingin bercanda dengan pilu..
Tapi senyum menyeretku..

Aku ingin menyapa duka..
Tapi bahagia menghardikku...

cukupkan aq Dengan ENGKAU




Sekedar menuang rasa,,,,
Berbagi dengan nota bisu yang tabu,,,
Bukan minta simpati,,,
Bukan ingin diampiri,,
Apalagi biar di puji,,,
--{ ASTAGHFIRULLOH ,VIRUS HATI,,}
Jauhkan hamba dari virus yang satu ini,,,,
Ulat yang bisa menggerogoti hati,,,
Meracuni jiwa dan nurani,,,,
--{Dalam definisiku begitu,tak tahu klo dirimu..]

Deritaku,,,,,



Kala cinta berbuah tangis,,,,,,,,
Manisnya dikecap,ni'matnya mersuk jiwa,,,,,,

Tapi mengapa hati masih sering berpaling,,,,,,

Dan mata terlena imitasi dunia,,,,,

Lalu bagaimana agar tak ada cinta selain kerna DIA,,,,,,

ROBBY,,,,,,,,,,,,,,,,

Bantu aku tuk membunuh kecintaan duniawi ini,,,,,,,,

Dan menjadikan bangkainya sebagia pupuk,,,,,,,

Agar hijau subur bersemilah cintaku padaMU,,,,,,

Aku ingin terlena dalam cintaMU,,,,,

Aku ingin tangis ini menjadi air mata cinta untukMU,,,,,,,

YA MUQOLLIBAL QULUUB,,,,,

TSABBIT QOLBIE 3ALA DIENIKA WA 3ALA THO3ATIK,,,,,,,,,

TakJUBqUw,,,,,,,,,,


Aku..............
Menangis di pangkuan sajadah lusuhku,,,,,,,,,,

Aku.........
Terguguk berselimutkan rasa dosa,,,,,,,,
Meratap di dinding kasihMU,,,,,,,,,,Meraung menjumpaiMU..........
Merangkak dalam seretan penuh dosa,,,noda,,nista,,,,,,

kUPU-kUPU maLanG


  • Hidupkan aq bersama kunang-kunang yang bernyanyi,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
  • Dawaikan laguku seiring sepoi-sepoi angin laut malam,,,,,,,,,,,,,,,,,,
  • Dan lantunkan syairku diantara bintang-bintang yang selalu berkelip indah,,,,,,,,,,
  • Bila kau ingin tau aq,,,
  • Tatap malam saat purnama melingkar di angkasa ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
  • Bila kau ingin melihat senyumku,,,